
Siman – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Siman Ponorogo menggelar kegiatan Refleksi Hari Santri 2025 sekaligus Tasyakuran Satu Abad Nahdlatul Ulama pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut bertempat di Aula MWC NU Siman Ponorogo dan berlangsung hingga selesai dengan penuh khidmat dan kebersamaan.
Acara ini diselenggarakan oleh MWC NU Siman Ponorogo dengan mengundang seluruh panitia Hari Santri 2025 untuk menyampaikan laporan kegiatan, laporan keuangan, serta evaluasi pelaksanaan acara. Selain itu, forum tersebut juga menjadi momentum resmi pembubaran panitia Hari Santri 2025.

Meski pelaksanaan laporan dan pembubaran panitia ini dipandang cukup terlambat, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para panitia dan pengurus untuk tetap menunaikan tanggung jawab secara terbuka dan transparan. Semangat akuntabilitas dan komitmen organisasi menjadi nilai penting yang ditekankan dalam kegiatan tersebut. Ahmad Khabibulloh, selaku ketua panitia Hari Santri 2025 juga mengungkapan terima kasih banyak kepada semua kader NU Siman yang telah berpartisipasi dalam suksesnya acara tersebut. Serta berpesan untuk tetap menjaga semangatnya sebagai kader NU yang berjiwa santri di setiap langkah kita.

Dalam sambutannya, Bapak Ainurrofiq selaku perwakilan dari MWC NU Siman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum laporan ini. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral dan organisatoris atas amanah yang telah dijalankan dalam peringatan Hari Santri 2025.
“Walaupun waktunya tidak langsung setelah kegiatan, namun ini adalah bentuk kesungguhan dan tanggung jawab kita bersama. Ini menunjukkan bahwa kita tetap menjaga amanah organisasi,” ungkapnya.

Setelah prosesi pembubaran panitia selesai, acara dilanjutkan dengan Tasyakuran Satu Abad Nahdlatul Ulama yang pada tahun 2026 ini genap memasuki usia satu abad. Suasana semakin meriah dengan hadirnya beberapa tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang NU dalam mengabdi kepada umat, bangsa, dan negara.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus MWC NU Siman beserta badan otonom (Banom) yang secara khusus menjadi bagian dari kepanitiaan Hari Santri 2025. Kebersamaan yang terjalin dalam forum refleksi dan tasyakuran ini semakin memperkuat ukhuwah nahdliyah di lingkungan Kecamatan Siman.
Momentum refleksi dan tasyakuran tersebut diharapkan menjadi penguat semangat untuk terus berkhidmat di bawah naungan Nahdlatul Ulama, menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jamaah, serta meningkatkan kualitas kegiatan ke-NU-an di masa mendatang.
Kontributor : hmd mz