
Intelektual Muda Penuh Inspirasi, Sahabat Wahyu Septrianto, S.Ag., M.Ag., Terpilih Sebagai Dai Ambassador 2026 Dompet Dhuafa – Penempatan Jerman
Kabar membanggakan datang dari dunia dakwah dan pendidikan. Sahabat Wahyu Septrianto, S.Ag., M.Ag. resmi terpilih sebagai Dai Ambassador 2026 yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa, dengan amanah penempatan tugas di Jerman. Amanah ini menjadi bukti kepercayaan atas dedikasi beliau dalam penguatan dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat.
Latar Belakang Pendidikan: Santri, Akademisi, dan Intelektual
Perjalanan intelektual Sahabat Wahyu ditempa dalam tradisi pesantren dan pendidikan tinggi Islam yang kokoh:
- SMP–SMA: Pondok Modern Darussalam Gontor
Di sinilah karakter kepemimpinan, kedisiplinan, dan wawasan globalnya dibentuk. - S-1: Institut Studi Islam Darussalam Gontor
Menguatkan fondasi keilmuan Islam secara akademik. - S-2: UIN Sunan Ampel Surabaya
Memperdalam studi keislaman dan memperluas perspektif dakwah kontemporer.
Kombinasi pendidikan pesantren dan perguruan tinggi ini membentuk sosok dai yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga matang secara akademis.

Kiprah Organisasi: Mengabdi Sejak Muda
Sejak usia muda, Wahyu Septrianto telah aktif dalam berbagai organisasi keagamaan dan kepemudaan:
- IPNU – Bagian Dakwah
- Ansor – Ketua Ranting; Sekretaris Rijalul Ansor PAC
- Nahdlatul Ulama (NU) – Lembaga Dakwah PCNU Kabupaten Ponorogo
Saat ini beliau juga mengemban amanah sebagai:
- Ketua Ansor Beton Siman Ponorogo (2022–sekarang)
- Pengurus PAC Ansor Siman (2024–sekarang)
- Anggota Lembaga Dakwah NU PCNU (2024–sekarang)
Aktivisme ini menunjukkan konsistensinya dalam merawat tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah sekaligus membumikan nilai-nilai Islam moderat di tengah masyarakat.
Karier dan Pengabdian
Di bidang profesional dan sosial keagamaan, Sahabat Wahyu menjalani beberapa peran strategis:
- Dosen UNIDA Gontor
- Pengasuh Griya Cinta Al-Qur’an
- Pengasuh Majelis Ngaji Urip dan Sinau Sinarengan
Sebagai akademisi, beliau aktif mengajar dan membimbing mahasiswa dengan pendekatan integratif antara ilmu dan akhlak. Sementara dalam peran pengasuh majelis, ia dikenal dekat dengan jamaah, komunikatif, dan membumi dalam menyampaikan pesan dakwah.
Griya Cinta Al-Qur’an: Ikhtiar Mencetak Generasi Qur’ani
Pada tahun 2022, beliau mendirikan rumah tahfidz Griya Cinta Al-Qur’an, yang berfokus pada program tahsin dan tahfidz Al-Qur’an. Lembaga ini hadir sebagai ruang pembinaan generasi muda agar lebih dekat dengan Al-Qur’an, baik dalam bacaan maupun hafalan.
Melalui pendekatan yang sistematis dan penuh kasih, Griya Cinta Al-Qur’an menjadi wadah tumbuhnya semangat mencintai Kalamullah di kalangan anak-anak dan remaja.

Dai Ambassador 2026: Dakwah Mendunia
Terpilihnya Sahabat Wahyu sebagai Dai Ambassador 2026 oleh Dompet Dhuafa dengan penempatan di Jerman bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan amanah besar untuk membawa wajah Islam rahmatan lil ‘alamin ke ranah internasional.
Dengan latar pendidikan pesantren, pengalaman organisasi, serta kiprah dakwah dan akademik yang matang, beliau diharapkan mampu menjadi representasi dai Indonesia yang moderat, intelektual, dan adaptif dalam konteks masyarakat global.

Penutup
Sahabat Wahyu Septrianto, S.Ag., M.Ag. adalah potret dai masa kini: berakar kuat pada tradisi, bertumbuh dalam akademisi, aktif dalam organisasi, dan bergerak nyata dalam pembinaan umat. Amanah sebagai Dai Ambassador 2026 menjadi babak baru pengabdian beliau — dari Ponorogo untuk dunia.
Semoga langkah dakwah di negeri Jerman senantiasa diberkahi dan membawa kemaslahatan yang luas.
Kontributor : el-Jack